80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun generasi muda yang berdaya dan berpendidikan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025 melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMAN Plus Sukowono pada 04 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa-siswi dari kelas XII, guru pendamping, Kepala Sekolah, serta perwakilan KUA Kecamatan Sukowono yang turut mendukung jalannya kegiatan.
Dalam pemaparan materi, tim KKN menjelaskan bahwa pernikahan pada usia yang belum matang dapat menimbulkan dampak serius, mulai dari terhambatnya pendidikan, tingginya risiko kesehatan reproduksi, hingga permasalahan sosial dan ekonomi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat bahwa angka pernikahan dini masih berada pada kisaran yang memprihatinkan, terutama di wilayah pedesaan. Faktor pendorongnya beragam, mulai dari kondisi ekonomi, norma budaya, hingga kurangnya pemahaman akan risiko yang ditimbulkan. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran sejak dini agar generasi muda lebih bijak dalam merencanakan masa depan.
Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Para siswa diajak untuk mengidentifikasi tanda-tanda risiko pernikahan dini di lingkungan mereka serta cara mencegahnya. Selain itu, tim KKN juga memaparkan strategi membangun karier dan melanjutkan pendidikan sebagai alternatif yang lebih sehat untuk masa depan. โMateri ini membuka wawasan kami, karena ternyata pernikahan dini bukan hanya soal menikah cepat, tapi juga dampaknya panjang untuk kehidupan,โ ungkap salah satu peserta sosialisasi.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang melihatnya sebagai langkah positif dalam mendukung pembinaan karakter siswa. Ke depan, pihak sekolah berencana membuat program lanjutan berupa pembuatan poster dan kampanye digital oleh siswa untuk menyebarkan pesan pencegahan pernikahan dini kepada masyarakat sekitar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMAN Plus Sukowono dapat menjadi agen perubahan yang menyuarakan pentingnya pendidikan, kesehatan, dan perencanaan hidup yang matang.