Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Bukan Dimsum Biasa Mahasiswa KKN 064 Tawarkan Solusi Cegah Stunting Lewat Pangan Lokal.

Author
Desa Kawangrejo Kec. Mumbulsari
20 Agustus 2025 312 Kali Dilihat

Kawangrejo, 14 Agustus 2025 โ€“ Suasana Balai Desa Kawangrejo pagi ini tampak berbeda. Warga, yakni dari ibu-ibu, antusias mengikuti kegiatan demonstrasi pembuatan dimsum sehat yang digelar oleh mahasiswa Kelompok 64 KKN Kolaboratif. Uniknya, dimsum yang disajikan bukanlah dimsum biasa, melainkan berbahan dasar jagung dan daun kelorโ€”dua bahan lokal yang kaya gizi namun sering terabaikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting. Melalui pendekatan yang edukatif dan praktis, para mahasiswa tidak hanya memperkenalkan resep baru, tetapi juga menyampaikan materi penyuluhan singkat seputar manfaat jagung dan daun kelor bagi kesehatan, terutama bagi tumbuh kembang anak-anak.

"Jagung mengandung karbohidrat kompleks dan serat, sementara daun kelor kaya akan zat besi, vitamin C, dan kalsium. Kombinasi ini sangat baik untuk mendukung pemenuhan gizi harian," ujar Dinna Sazli Kharisma salah satu mahasiswa saat memberikan pemaparan.

Dengan alat masak sederhana dan bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah, demonstrasi ini menunjukkan bahwa makanan sehat tidak harus mahal atau rumit. Selain mempraktikkan langsung cara membuat dimsum, peserta juga mendapatkan resep yang dapat dibawa pulang dan diterapkan di rumah.

Dari kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga terinspirasi untuk menciptakan usaha rumahan berbasis olahan sehat. Beberapa peserta bahkan sudah mulai berdiskusi untuk mencoba memproduksi dimsum kelor sebagai produk lokal khas Desa Kawangrejo.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang bergizi. Harapannya, edukasi semacam ini bisa terus berlanjut dan menyebar ke desa-desa lainnya.

Bagikan: