Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Awal Aktivitas KKN di Balai Desa Curahkalong

Author
Desa Curahkalong Kec. Bangsalsari
24 Juli 2025 275 Kali Dilihat

Belajar dan Berbaur Bersama Warga

Pelaksanaan KKN Kolaboratif tahun 2025 resmi dimulai, dan Kelompok 148 yang ditempatkan di Desa Curahkalong memulai langkah awal pengabdiannya dengan berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan kader desa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025 di Balai Desa Curahkalong. Momen ini menjadi salah satu kegiatan pertama yang diikuti mahasiswa sejak diterjunkan ke lokasi, sekaligus menjadi pintu masuk untuk mengenal lebih dekat dinamika sosial dan kelembagaan yang ada di desa.

Balai desa tampak ramai oleh kehadiran berbagai pihak, mulai dari Ketua PKK, bidan desa, tenaga kesehatan dari puskesmas, hingga kader-kader desa yang sudah lama aktif dalam kegiatan pemberdayaan. Mahasiswa disambut dengan hangat dan langsung diarahkan untuk bergabung mengikuti jalannya acara. Tidak hanya hadir sebagai peserta, mahasiswa juga dilibatkan secara langsung dalam berbagai aspek teknis acara.

Suasana penyuluhan berlangsung dengan nuansa yang santai dan penuh keakraban. Tidak sedikit momen diwarnai tawa dan percakapan ringan antara peserta, perangkat desa dan mahasiswa. Hal ini mencairkan suasana dan membuat mahasiswa merasa lebih nyaman serta diterima sebagai bagian dari warga desa. Dalam kegiatan ini, Kelompok 148 turut membantu persiapan teknis seperti pengaturan tempat dan konsumsi, serta mengikuti sesi perkenalan secara resmi di hadapan para tamu yang hadir.

Keterlibatan ini menjadi pengalaman awal yang penting, karena memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai bagaimana kegiatan sosial desa dilaksanakan dan dikelola. Melalui interaksi langsung dengan kader dan perangkat desa, mahasiswa mulai memahami peran penting partisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Tidak hanya itu, momen ini juga memperkuat relasi antara mahasiswa dan warga, yang nantinya akan menjadi modal utama dalam menjalankan program-program pengabdian di hari-hari berikutnya.

Selain sebagai ajang adaptasi, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengenalan terhadap struktur sosial yang ada di desa. Melalui dialog dan interaksi yang terbangun secara alami, mahasiswa dapat menangkap nilai-nilai lokal dan budaya gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat pedesaan. Kesan pertama yang positif ini juga mendorong warga untuk lebih terbuka dalam menerima dan mendukung kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa KKN berlangsung.

Kehadiran Kelompok 148 di kegiatan penyuluhan kader desa menunjukkan bahwa pengabdian tidak harus selalu dimulai dengan program besar. Kehadiran, keterlibatan dan kepedulian sejak awal menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Hal sederhana seperti membantu jalannya acara, menyapa warga atau duduk bersama dalam suasana santai, justru menjadi kunci terciptanya komunikasi yang kuat antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Dengan semangat kolaborasi dan kemauan untuk belajar, Kelompok 148 siap menjalani hari-hari pengabdian di Desa Curahkalong. Melalui pengalaman-pengalaman langsung seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai desa, tetapi juga belajar menjadi bagian dari solusi nyata atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat.

Bagikan: