80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Jumat (15/11/24) ini, Pemerintah Desa Pugerkulon mengadakan kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan yang bertujuan membangun desa baik pada kategori fisik dan nonfisik untuk tahun yang akan datang, yaitu tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Pugerkulon ini dihadiri oleh perwakilan camat, BPD, Babinsa, bidan desa, PLD (Pendamping Lokal Desa), PD (Pendamping Desa), LPM (Lembaga Permasyarakatan Desa), PKK, Penyuluh Pertanian, masyarakat petani, Kader Posyandu, dan seluruh Ketua RW di Desa Pugerkulon. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 – 11.00 WIB.
Musdes Perencanaan ini bertujuan untuk menampung seluruh aspirasi masyarakat untuk kegiatan pembangunan di tahun selanjutnya. Seperti yang diketahui bahwa aspirasi atau usulan masyarakat merupakan sumbangsih ide untuk mewujudkan Desa Pugerkulon semakin maju dan inovatif. Sebelum menampung seluruh aspirasi masyarakat, Kepala Desa Pugerkulon, yaitu Bapak Nurhasan, menyampaikan ketercapaian pembangunan pada tahun 2024. Pembangunan pada tahun 2024 yang telah tercapai antara lain pembangunan fisik yang meliputi pembangunan jalan paving, peresapan jalan, TPT (Tembok Penahan Tanah), Jalan Usaha Tani (JUT), renovasi kantor desa, dan pembangunan aula di tempat wisata Pantai Pancer Puger. Adapun pembangunan nonfisik yang telah tecapai adalah pelestarian kesenian patrol dan hadrah.
Perencanaan pembangunan untuk tahun 2025 difokuskan untuk (1) pencegahan stunting, (2) perencanaan pembangunan dan penggunaan sibel, (3) pembelian dan penggunaan ASM (Anjungan Surat Mandiri), (3) pembangunan jalan paving, (4) sumur resapan, (5) renovasi balai Dusun Krajan II, (6) jalan menuju PAUD Lemuru 2, dan (7) Jalan Usaha Tani).
Pencegahan stunting dilakukan dengan beberapa Upaya, antara lain (1) peningkatan kualitas gizi PMT (Pemberian Makanan Tambahan) bagi balita, (2) peningkatan kapasitas SDM Kader Posyandu, dan (3) renovasi fasilitas sarana prasarana untuk posyandu.
Pembangunan dan penggunakan sibel adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ketahan pangan. Sibel adalah pompa air yang digunakan untuk irigasi air di persawahan dengan memanfaatkan energi listrik. Hal itu tentu saja meringankan biaya para petani dengan mengurangi bahkan menghapus bahan bakar solar dalam kegiatan diesel pertanian.
Pembelian dan penggunaan ASM (Anjungan Surat Mandiri) memudahkan masyarakat dalam kegiatan surat menyurat. Masyarakat tinggal menempelkan eKPT untuk mencetak surat dinas. Ini tentunya inovasi untuk menjadikan pemerintahan Desa Pugerkulon lebih baik lagi ke depannya.